Haidar Post - Review novel jepang MEMORY OF GLASS : Akiyoshi Rikako
Memory of glass terbitan dari Penerbit Haru, karya Akiyoshi Rikako. Menurut Haidar post Memory of glass merupakan karya terbaik Akiyoshi Rikako setelah novel sebelumnya yang berjudul Holy Mother
Bagai menumpangi roler coaster Akiyoshi Rikako tidak hanya mampu menggonjang-ngganjing dimensi kita sebagai pembacanya, namun ikut serta tenggelam dengan apa yang dirasakan oleh tokoh utama dalam novel ini Kashihara Mayuko.
Bercerita tentang Kashihara Mayuko yang memiliki dimensia yang disebabkan luka luar lobus temporalis, dimana itu adalah bagian otak yang menguasai ingatan dan pembelajaran, mayuko masih bisa mengingat kejadian lama, namun sukar untuk mengingat hal-hal yang baru. singkatnya, ingatan Mayuko berhenti di usianya saat 21 tahun. dan selalu lupa-ingat walaupun posisinya sudah menikah saat ini.
Cerita diawali dengan Mayuko yang terbangun di tengah TKP pembunuhan yang bahkan ia tidak tau apa yang terjadi disana karena dimensianya, pembaca akan dibuat mencurigai siapapun yang ada dalam cerita novel ini, mulai dari suami, tetangga, bahkan dirinya sendiri. bagaimana pembaca ditarik dan didorong karena Mayuko sulit mengingat, dan bagaimana perjuangan orang lain dalam merawat sesorang yang mengalami dimensia.
Cerita ditutup dengan rasa sesak yang begitu terasa, rasa yang mungkin pembaca pernah rasakan sekali seumur hidup. yaitu Jatuh cinta. Dan walaupun sebanyak apapun kita hilang ingatan, maka itu sama seperti kita terus merasa jatuh cinta berulang kali
.
.
Tentu saja pembaca harus membaca novel ini jika ingin merasakan pengalaman yang sama seperti Haidar post tuliskan
Review & Kesimpulan Novel Memory Of Glass - Akiyoshi Rikako
Novel ini merupakan salah satu karya Akiyoshi Rikako terbaik setelah karya sebelumnya yang berjudul Holy Mother, bagi pasutri atau yang sudah lama menikah, mungkin novel ini bisa menjadi refrensi untuk berumah tangga.




0 Komentar